14 Jan 2011

BIDADARI-BIDADARI SURGA
Akhwat Pemburu Syahid

Bismillahirrahmanirrahim

Terkadang orang heran dan bertanya, kenapa harus mereka?

Yang bajunya panjang, tertutup rapat, dan malu-malu kalau berjalan..

Aku menjawab.. Karena mereka, lebih rela bangun pagi menyiapkan sarapan buat sang suami dibanding tidur bersama mimpi yang kebanyakan dilakukan oleh perempuan lain saat ini..

Ada juga yang bertanya, mengapa harus mereka?

Yang sama laki-laki-pun tak mau menyentuh, yang kalau berbicara ditundukkan pandangannya.. Bagaimana mereka bisa berbaur…

Aku menjawab.. Tahukah kalian.. bahwa hati mereka selalu terpaut kepada yang lemah, pada pengemis di jalanan, pada perempuan-perempuan renta yang tak lagi kuat menata hidup. Hidup mereka adalah sebuah totalitas untuk berkarya di hadapan-Nya.. Bersama dengan siapapun selama mendatangkan manfaat adalah kepribadian mereka.. Untuk itu, aku menjamin mereka kepadamu, bahwa kau takkan rugi memiliki mereka, kau takkan rugi dengan segala kesederhanaan, dan kau takkan rugi dengan semua kepolosan yang mereka miliki.. Hati yang bening dan jernih dari mereka telah membuat mereka menjadi seorang manusia sosial yang lebih utuh dari wanita di manapun..

Sering juga kudengar.. Mengapa harus mereka?

Yang tidak pernah mau punya cinta sebelum akad itu berlangsung, yang menghindar ketika sms-sms pengganggu dari para lelaki mulai berdatangan, yang selalu punya sejuta alasan untuk tidak berpacaran.. bagaimana mereka bisa romantis? bagaimana mereka punya pengalaman untuk menjaga cinta, apalagi jatuh cinta?

Aku menjawab..

Tahukah kamu.. bahwa cinta itu fitrah, karena ia fitrah maka kebeningannya harus selalu kita jaga. Fitrahnya cinta akan begitu mudah mengantarkan seseorang untuk memiliki kekuatan untuk berkorban, keberanian untuk melangkah, bahkan ketulusan untuk memberikan semua perhatian.

Namun, ada satu hal yang membedakan antara mereka dan wanita-wanita lainnya.. Mereka memiliki cinta yang suci untuk-Nya.. Mereka mencintaimu karena-Nya, berkorban untukmu karena-Nya, memberikan segenap kasihnya padamu juga karena-Nya… Itulah yang membedakan mereka..
Tak pernah sedetikpun mereka berpikir, bahwa mencintaimu karena fisikmu, mencintaimu karena kekayaanmu, mencintaimu karena keturunan keluargamu.. Cinta mereka murni.. bening.. suci.. hanya karena-Nya..

Kebeningan inilah yang membuat mereka berbeda… Mereka menjadi anggun, seperti permata-permata surga yang kemilaunya akan memberikan cahaya bagi dunia. Ketulusan dan kemurnian cinta mereka akan membuatmu menjadi lelaki paling bahagia..

Sering juga banyak yang bertanya.. mengapa harus mereka?

Yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membaca Al-Qur’an dibanding ke salon, yang lebih sering menghabiskan harinya dari kajian ke kajian dibanding jalan-jalan ke mall, yang sebagian besar waktu tertunaikan untuk hajat orang banyak, untuk dakwah, untuk perubahan bagi lingkungannya, dibanding kumpul-kumpul bersama teman sebaya mereka sambil berdiskusi yang tak penting. Bagaimana mereka merawat diri mereka? bagaimana mereka bisa menjadi wanita modern?

Aku menjawab..

Tahukah kamu, bahwa dengan seringnya mereka membaca al Qur’an maka memudahkan hati mereka untuk jauh dari dunia.. Jiwa yang tak pernah terpaut dengan dunia akan menghabiskan harinya untuk memperdalam cintanya pada Allah.. Mereka akan menjadi orang-orang yang lapang jiwanya, meski materi tak mencukupi mereka, mereka menjadi orang yang paling rela menerima pemberian suami, apapun bentuknya, karena dunia bukanlah tujuannya. Mereka akan dengan mudah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kepentingan orang banyak dibanding menghabiskannya untuk diri sendiri. Kesucian ini, hanya akan dimiliki oleh mereka yang terbiasa dengan al Qur’an, terbiasa dengan majelis-majelis ilmu, terbiasa dengan rumah-Nya.

Jangan khawatir soal bagaimana mereka merawat dan menjaga diri… Mereka tahu bagaimana memperlakukan suami dan bagaimana bergaul di dalam sebuah keluarga kecil mereka. Mereka sadar dan memahami bahwa kecantikan fisik penghangat kebahagiaan, kebersihan jiwa dan nurani mereka selalu bersama dengan keinginan yang kuat untuk merawat diri mereka. Lalu apakah yang kau khawatirkan jika mereka telah memiliki semua kecantikan itu?

Dan jangan takut mereka akan ketinggalan zaman. Tahukah kamu bahwa kesehariannya selalu bersama dengan ilmu pengetahuan.. Mereka tangguh menjadi seorang pembelajar, mereka tidak gampang menyerah jika harus terbentur dengan kondisi akademik. Mereka adalah orang-orang yang tahu dengan sikap profesional dan bagaimana menjadi orang-orang yang siap untuk sebuah perubahan. Perubahan bagi mereka adalah sebuah keniscayaan, untuk itu mereka telah siap dan akan selalu siap bertransformasi menjadi wanita-wanita hebat yang akan memberikan senyum bagi dunia.

Dan sering sekali, orang tak puas.. dan terus bertanya.. mengapa harus mereka?

Pada akhirnya, akupun menjawab…

Keagungan, kebeningan, kesucian, dan semua keindahan tentang mereka, takkan mampu kau pahami sebelum kamu menjadi lelaki yang shalih seperti mereka..

Yang pandangannya terjaga.. yang lisannya bijaksana.. yang siap berkeringat untuk mencari nafkah, yang kuat berdiri menjadi seorang imam bagi sang permata mulia, yang tak kenal lelah untuk bersama-sama mengenal-Nya, yang siap membimbing mereka, mengarahkan mereka, hingga meluruskan khilaf mereka…

Kalian yang benar-benar hebat secara fisik, jiwa, dan iman-lah yang akan memiliki mereka. Mereka adalah bidadari-bidadari surga yang turun ke dunia, maka Allah takkan begitu mudah untuk memberikan kepadamu yang tak berarti di mata-Nya… Allah menjaga mereka untuk sosok-sosok hebat yang akan merubah dunia. Menyuruh mereka menunggu dan lebih bersabar agar bisa bersama dengan para syuhada sang penghuni surga… Menahan mereka untuk dipasangkan dengan mereka yang tidurnya adalah dakwah, yang waktunya adalah dakwah, yang kesehariannya tercurahkan untuk dakwah.. sebab mereka adalah wanita-wanita yang menisbahkan hidupnya untuk jalan perjuangan.

Allah mempersiapkan mereka untuk menemani sang pejuang yang sesungguhnya, yang bukan hanya indah lisannya.. namun juga menggetarkan lakunya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang malamnya tak pernah lalai untuk dekat dengan-Nya.. yang siangnya dihabiskan dengan berjuang untuk memperpanjang nafas Islam di bumi-Nya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang cintanya pada Allah melebihi kecintaan mereka kepada dunia.. yang akan rela berkorban, dan meninggalkan dunia selagi Allah tujuannya.. Yang cintanya takkan pernah habis meski semua isi bumi tak lagi berdamai kepadanya.. Allah telah mempersiapkan mereka untuk lelaki-lelaki shalih penghulu surga…

Seberat itukah?

Ya… Takkan mudah.. sebab surga itu tidak bisa diraih dengan hanya bermalas-malasan tanpa ada perjuangan…

Wawancara Denga Seorang Mujahidah Afghan Yang Mengangumkan


Bismillahirrohmaanirrohiim..

Wawancara ini dilakukan oleh seorang saudari kita (qurban khoroona) terhadap seorang Mujahidah Afghan, Ummi Riazullah.
Beliau adalah saudari dari empat syuhada dan beliau sendiri adalah seorang Mujahidah. Beliau turut serta dalam pertempuran selama invasi Sovyet. Suaminya adalah pria yang telah berumur, dia diseruduk seekor sapi sehingga tangannya patah sampai sekarang. Karena perawatan yang kurang baik, sikunya menjadi tidak normal seperti semula. Kita mohon pada Allah agar dia diberi kesembuhan sehingga dapat melakukan sesuatu untuk Islam kembali.
Ummi Riazullah aslinya berasal dari Kabul, Afghanistan. Beliau pindah ke Pakistan dan saat ini tinggal di salah satu tempat pengungsi di Pakistan. Beliau sekarang berumur 60-an tahun, tetapi Masha Allah semangatnya seperti gadis berumur 20 tahun. Anak laki-lakinya adalah seorang Mujahid, begitu juga cucu laki-lakinya juga seorang Mujahid. Suaminya adalah seorang muslim yang taat dan wajahnya dipenuhi cahaya keimanan.
Saya: Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Mujahidah: Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh
Saya: Darimana anda berasal ?
Mujahidah: Saya berasal dari Kabul…
Saya: Kapan anda datang ke tempat pengungsian ini di Pakistan ?
Mujahidah: Kami adalah salah satu pengungsi yang datang sejak awal. Mulanya mereka mengirim kami ke [diedit] dan kemudian kami dipindahkan ke sini. Akhirnya kamipun tinggal di sini
Saya: Apakah anda bermaksud pulang kembali ke Afghan ?
Mujahidah: Jika mereka mengijinkan kami tetap tinggal, tapi jika mereka tidak mengijinkan maka kami harus pulang. Saya tidak ingin kembali ke Afghan karena Pemerintahan Kafir berkuasa kembali, dimana mereka sangat rakus dan serakah, insyaAllah perut mereka akan dipenuhi api neraka.
Saya: Maukah anda menceritakan pada saya tentang Jihad di negara anda ?
Mujahidah: Jihad terus berlangsung putriku, masih berlangsung dan insyaAllah akan tetap ada sampai hari Kiamat.
Saya: Apakah ada diantara anggota keluarga anda yang turut serta dalam Jihad ?
Mujahidah: Ya, yaitu cucuku. Dia berada di Helmand dan juga anakku sendiri, dia di negara ini sekarang berjihad dengan media. Banyak tentara Amerika di sana. Mujahidin berada di jalan Allah… dan siang malam mereka ada yang meninggal, dan Alhamdulillah mereka meninggal dengan cara luar biasa. Semua ini adalah Rahmat dari Allah.
Saya: Siapa anak kecil yang duduk dengan anda ?
Mujahidah: Dia juga cucuku, dia belajar di sebuah Madrasah di kamp sini.
Saya: Akankah anda mengirimnya dalam Jihad juga ?
Mujahidah: Kenapa tidak jika nanti Allah telah menjadikannya dewasa. Apakah dia bukan anak seorang Muslim ? Nabi kita dan para sahabatnya dulu berjihad, misalnya saja di perang Badar, Uhud dan perang-perang lainnya. Kita tidak lebih baik daripada mereka dari sisi apapun. Mereka telah diberi kabar gembira dengan surga ketika masih hidup, sementara iman yang kita miliki sangat kecil dibandingkan mereka.
Saya: Dimana keluarga anda yang lain ? di Kabul ?
Mujahidah: Ya, mereka ada di Kabul. Semua laki-laki kami ada di Kabul. Mereka berjihad fie sabilillah dan semua wanitanya ada di kamp ini. Kami adalah wanita-wanita satu desa yang tinggal di kamp ini, dan kamipun senang berada di sini.
Saya: Apakah wanita juga berjihad di sana ?
Mujahidah: Tidak, tapi ada beberapa wanita yang berjihad di Helmand. Di sana ada bukit-bukit, ketika orang-orang kafir berkumpul pada satu tempat mereka menyerangnya dari belakang bukit. Harta dan barang rampasan dari orang kuffar kemudian dikumpulkan. Mereka mencoba menolong negeri mereka dan Muslimin yang memiliki kekuatanpun menolong mereka.
Agama ini namanya Islam, panduannya Al Qur’an. Jika kamu berpegang teguh padanya tentu jalanmu ke Surga akan lebih mudah. Tidak peduli berapapun uang yang kau miliki, tetap tidak bisa membawamu ke jannah.
Kesengsaraan di dunia hanya sementara, akan tetapi kesengsaraan di akhirat akan kekal selamanya. Di negara kami ketika mereka menggali dan menemukan mayat orang kafir, ada ular yang sedang menggigit mayat tersebut di dahinya. Orang-orang yang menggali tadi berdoa agar mereka dapat meletakkan mayat tersebut kembali ke lubang kuburnya. Setelah didoakan oleh mereka ular itupun pergi. Inilah apa yang terjadi terhadap kelakuan orang-orang kafir.
Hal lain terjadi pada sebuah mayat yang didapati telah dikubur 3 tahun, tubuhnya terlihat masih segar seperti baru saja kena tembak, darahnya menyebarkan wangi misk dan warnanya masih segar. Jenggotnya begitu indah dan dahinya bercahaya. Ada juga mayat lain yang kalashnikov-nya masih menyertainya. Kedua mayat ini sudah 3 tahun terkubur. Kalashnikov-nya masih dalam keadaan baik begitupun dengan tubuhnya seolah-olah baru saja meninggal.
Saya: Bisakah anda ceritakan tentang cucu anda yang berada di Helmand ?
Mujahidah: Dia menghubungi dua bulan yang lalu dan mengabarkan bahwa dia ditempatkan di pos lain dan saat ini tidak ada kesempatan untuk kembali. Istrinya di sini dan dia mengatakan bahwa dia merasakan tanda-tanda bahaya pada suaminya karena matanya sering berkedip (berhubungan dengan tahayul, red). Maka saya beritahu dia agar jangan berbuat sirik dan bid’ah, semua ini tidak benar. Jangan ikuti hal-hal seperti ini yang merupakan perbuatan syirik dan bid’ah. Dengan mempercayainya kamu menghancurkan akidahmu dan aku beritahu dia tidak usah khawatir dan jangan bersedih, insyaAllah Allah akan membawa suamimu pulang.
Saya: Jadi apakah anda Salafi ?
Mujahidah: Ya kami adalah Salafi, ini adalah agama yang benar. Agama para salafus sholeh. Kami semua Salafi dan kami melakukan jihad. Kami tidak seperti agen-agen kafir yang hanya menginginkan dollar, mobil dan pesawat. Sebagian Taliban adalah Salfi dan sebagian lainnya Deobandi.
Saya: Pernahkah anda turut serta dalam Jihad ?
Mujahidah: Wanita kami berjihad saat invasi Sovyet. Saya sendiri turut serta di dalamnya. Topografi negara kami adalah pegunungan, kami berjihad dan menghabiskan malam-malam di pegunungan dan memukul mundur tentara Rusia, Alhamdulillah. Dan sekarang kami kembali ke pegunungan lagi. Kami meninggalkan segala milik kami di negara kami. Kami telah membebaskan negara kami dari Rusia namun kemudian orang-orang Munafikin diantara kami yang rakus muncul dan menghancurkan negara kami. Sekarang orang-orang Amerika memiliki kekuasaan di sana, juga orang-orang Munafikin dan Rusia. Allah bersama kami dan Dia lah Yang Maha Kuasa.
Saya sendiri pernah berjihad. Kami menghabiskan tiga malah di pegunungan dan kami berhasil memukul mundur tentara Rusia ke suatu tempat hingga mereka tidak memiliki kesempatan untuk kembali dan akhirnya mereka mundur.Taliban masih di Afghanistan dan insyaAllah mereka akan terus melanjutkan operasi di sana dan semoga suatu hari mereka berhasil.
Ketika saya datang dari Afghanistan, saya memakai chador di mataku dan saya datang dengan mata tertutup seperti itu supaya saya tidak melihat orang Kafir siapaun dan juga sekutu-sekutunya, dan jika ada kesempatan disingkirkan saya berdoa pada Allah supaya menghancurkan mereka atau mencabut mata saya. Wajah mereka begitu kotor… Allah telah membawa kami ke negeri Muslimin [Pakistan], kami telah membuat ruangan-ruangan temporer bagi kami.
Saya: Namu sekarang orang-orang mulai akan pulang kembali ke negara mereka dengan kemauan sendiri..
Mujahidah: Ya mereka akan… Namun mereka adalah orang-orang yang mendukung agen-agen tamak KUffar. Saya adalah wanita miskin dan jika mereka mencoba untuk membunuh saya maka mungkin saya akan pergi ataupun saya tidak akan pergi sampai pemerintahan Islam Taliban terbentuk di sana. Kenapa saya harus pergi ke sana sementara orang-orang Kafir berkeliaran bebas di sana ? Di sini orang-orang Pakistan mereka adalah orang-orang yang baik, mereka membantu kami dan bahkan jika kami hanya mencukupkan dengan batuan mereka hal itu sudah cukup bagi kami.
40 Kuffar terbunuh dua bulan lalu dalam sebuah pertempuran dengan Taliban… dan tidak seorang Mujahid Taliban-pun yang terluka, bahkan yang tergorespun tidak ada. Orang-orang kafir itu terkapar tewas di tanah dengan wajah mereka terbenam ke tanah dan lidah-lidah mereka menjulur. Kemudian sebuah pesawar datang dan mengangkut semua mayat itu. Mereka menyisakan banyak barang rampasan perang. Keponakan laki-lakiku turut serta dalam perang ini, dia mengatakan bahwa mereka memanfaatkan semua barang rampasan termasuk makanan dan dipastikan terlebih dahulu kehalalannya. Anakku mendapat tiga dari empat kalashnikov dari sana dan kemudian menjual semuanya. Aku telah mempersembahkan empat saudara lelakiku dalam Jihad dan semuanya telah syahid dan seluruh keluarga kami turut ambil bagian dalam jihad. Jumlah mereka yang berjihad sangat banyak, kami memilki keluarga besar dan para pria dipersembahkan dalam jihad fi sabilillah.
Jika bukan karena pesawat-pesawat mereka yang membombardir dari angkasa, maka hanya sedikit dari kaum laki-laki kami sudah cukup untuk menghadapi 3 kali lipat jumlah pasukan Kuffar yang ada saat ini. !!!
Orang-orang kafir memiliki segala jenis fasilitas, akan tetapi Allah bersama kami. Allah telah memberikan mereka hanya dunia, sedangkan bagi kita adalah Akhirat, insyaAllah.
Berdoalah bagi cucu dan anakku, kami telah mengirim uang kepadanya, yang ayahnya telah mengumpulkan sekitar 5000 Rs ($ 83). Kami mengirim uang ini melalui seorang pria dan terakhir kali kami memberikannya dua bulan lalu ketika dia datang ke sini. Pria (kurir) itu akan datang bulan depan atau mungkin dia-nya sendiri yang akan datang dan aku akan membawanya menemuimu.
qurban khoroona